Sen. Jul 15th, 2024

Gelar Festival Aset Desa, Tampilkan Pangsit Mangga Sebagai Makanan Khas Desa Napo Laok

2 min read
Acara Festival Aset Desa 2021 yang dihadiri oleh Camat Omben

IDIA– Peserta Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) IDIA Prenduan 2021, Koordinator Desa Se-Kecamatan Omben sukses menyelenggarakan acara Festival Aset Desa 2021 yang dilaksanakan pada hari Ahad, 05 Desember 2021 bertempat di Aula Graha Jokotole.

Acara Festival Aset Desa ini menjadi bagian dari salah satu kegiatan Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) yang bertujuan untuk memperkenalkan potensi yang ada di masing-masing desa. Pelaksanaan acara Festival Aset Desa ini memamerkan berbagai macam aset desa yang ada di kecamatan Omben, mulai dari makanan khas yang dikelola dari kekayaan alam desa, pupuk dan hingga pembuatan produk jamu yang berasal dari olahan sampah pasar.

Dalam kesempatan ini, peserta P2M IDIA Prenduan juga menampilkan olahan makanan khas Napo Laok yang Pangsit Mangga yang sudah dikelola sedemikian rupa.

Respon positif mengenai Pangsit Mangga pertama kali diapresiasi langsung oleh Camat Omben Bpk. Wifaqi, M.Si. ia menyambut baik munculnya makanan khas Napo Laok yang berhasil dipamerkan dalam event Festival Aset Desa 2021.

Beberapa respon positif mengenai produk Pangsit Mangga juga muncul dari berbagai kalangan yang hadir ketika itu, termasuk warga atau masyarakat Omben yang juga turut meramaikan Festival Aset Desa 2021.

“Saya baru pertama kali lihat Pangsit Mangga yang dibuat langsung dari buah Mangga, dan rasa mangganya kelihatan sekali,” ujar Ibu Fatimah salah satu warga yang menyaksikan acara tesebut.

Acara yang langsung dihadiri oleh Camat Omben KH. Wifaqi,S.Sos.,M.Si. Dalam sambutannya ia berharap dengan adanya produk yang dihasilkan oleh peserta Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) IDIA bisa memperkuat perekonomian desa.

“Banyak hal yang produktif yang sebenarnya bisa dilakukan di setiap desa, kita bisa membuat produk dari desa yang memiliki potensi kuat untuk dikembangkan, karena itu memang yang kita harapkan bisa menjadi potensi desa bisa dipasarkan di tingkat kecamatan, kalau perlu keluar dari lintas kabupaten, dan itu yang kami harapkan sehingga bisa memperkuat perekonomian desa terutama di Kabupaten Sampang.”

Adapun produk yang di demonstrasikan berjumlah 11 produk yang terbuat dari pengolahan aset desa seperti Pangsit Mangga, Donat Sukun, Nugget Sukun, Kripik Sukun, dan Pentol Sukun. Jamu, hingga Pupuk dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.