Sen. Jul 15th, 2024

Muda, Bergerilya Pada Negeri

4 min read

Dialog-dialog pembicaraan tentang peran seorang pemuda tak pernah surut untuk dibicarakan. Menelisik peranan sosok pemuda senantiasa telah membuktikan betapa besar potensi yang ia berikan saat berperan dalam ruang individual, hingga kultur masyarakat yang lebih luas.

Peranan seorang pemuda selalu menjadi suatu kenyataan yang dinanti. Pemuda selalu membawa gagasan, konsep, ide-ide pemikiran terbarunya saat mengerucutnya problematika yang semakin menghendaki solusi yang dinanti-nanti.

Mari kembali mengkaji secara historis, melihat potret pemuda dalam lingkar perjalanan bangsa ini, pemuda selalu menjadi mercusuar, kiblat di setiap keputusan perjalanan bangsa Indonesia dari masa ke masa. Sebab melihat pemuda, seperti halnya melihat buncah semangat membara membawa sebuah perubahan bagi suatu peradaban, di dalam jiwa pemuda, termaktub teguh kerelaan berkorban demi cita-cita. Di dalam pemuda terdapat api idelisme yang tak pernah menuntut  balasan.

Sejarah tak dapat menghilangkan nama pemuda sebagai agen of change dalam suatu bangsa. Adanya sumpah pemuda yang berlangsung pada tanggal 28 Oktober 2019 merupakan ikrar kesatuan yang dimotori oleh seorang pemuda. Sumpah pemuda digagas oleh kaula muda sebagai bukti untuk mengkristalisasi semangat dalam menegaskan cita-cita berdirinya bangsa Indonesia.

Adanya sumpah pemuda merupakan bagian dari keputusan untuk membangun gerilya cita-cita akan adanya tanah air Indonesia. Cita-cita awal akan adanya tanah air Indonesia ini, dilatarbelakangi dengan suburnya doktrin-doktrin kolonialisme yang kuat. Problem inilah yang dialami intelektual pribumi pada saat itu, saat pemikiran-pemikiran pribumi terjajah dengan sikap kolonialisme yang kuat , maka hanya ada satu cita-cita yang ingin digapai oleh bangsa yang menjajah, yaitu penindasan yang berdiri atas kepentingan tertentu.

Saat modernisme, liberalisme, dan beberapa ideologi lainnya menjadi gagasan primadona yang ditawarkan oleh sekelompok kolonial yang menjarah Indonesia, sebagai dasar konseptual bagi kebangsaan Indonesia. Artinya kampanye dan slogan-slogan yang ditempel belanda di dinding-dinding kesadaran bangsa Indonesia sangatlah tepat mengenai jantung sasaranya. Selain merubah anggapan terkait kehadiran kolonial di tanah air Indonesia, sejak masa itu kolonialisme telah menjadi bagian yang terabadikan dalam penulisan sejarah bangsa Indonesia sebelum meraih predikat bangsa yang merdeka.

Tantangan yang ditujukan kepada kaum muda, tak akan pernah berhenti di setiap masanya. Pemuda selalu menempati posisi krusial dalam perananya. Pengejawantahan peran pemuda pada masa Indonesia sebelum merdeka, dan setelah merdeka tentu sangatlah jauh realitasnya. Hal ini dapat ditandai dengan adanya tantangan yang akan silih berganti datang di setiap periodisasi pemuda pada masanya.

Menjadi pemuda pada masa kini akan senantiasa berhadapan dengan derasnya dampak globalisasi yang semakin berkembang. Globalisasi selalu mengarahkan generasi muda untuk mampu beradaptasi sedini mungkin dengan tantangan-tantangan yang akan ia hadapi.

Problematika yang sering dihadapkan oleh generasi muda adalah rentanya mental ideologi, pada sosok pemuda. Dalam sebuah pemahaman konsep bernegara, selalu menempatkan pemuda sebagai kekuatan terbesar negara dalam persatuan dan kesatuan. Melihat kondisi kultural Indonesia dengan keberagaman kondisi masyarakatnya dikenal sebagai masyarakat yang majemuk, saat kembali melihat dari sisi tertentu berpeluang menimbulkan konflik dan perpecahan.

Kemajuan teknologi terbarukan juga kerap kali menjadi sisi yang harus diperhitungkan sebagai sebuah tantangan generasi muda saat ini, berlimpahnya sumber daya yang kita miliki tidak serta merta memberikan kemakmuran bagi masyarakat, diperlukan konsep teknologi baru yang handal dan tepat guna sehingga sumber daya dapat dikelola dengan maksimal dan mendatangkan keuntungan bagi seluruh masyarakat. Berupaya mengangkat potensi kearifan lokal tersebut, meluaskan jejaring pasar internasional, memacu teknologi digital yang ramah sosial budaya dan sebagainya.

Diperlukan kreativitas serta motivasi yang tinggi dari para pemuda untuk mempelajari ilmu pengetahuan, mengadopsi, merekayasa berbagai teknologi baru sehingga dapat segera mewujudkan suatu pembangunan teknologi yang sesuai dan dibutuhkan masyarakat agar dapat bersaing di era global.

Bagaimana pemuda saat ini meng-update strategi untuk menguatkan poin-poin persatuan sebagai tujuan utama dalam membangun negeri, termasuk menjadi pelopor penerapan karakter-karakter positif, seperti kedisiplinan, kepemimpinan, kejujuran, keberanian, kesabaran dan lainya untuk merubah sedemikian banyak perbedaan yang ada dalam masyarakat agar mampu menangkal ideologi serta nilai-nilai negatif dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.

Meminjam istilah yang pernah diungkapkan oleh Edward Shill, tentang potret seorang pemuda dia berkeyakinan, pemuda adalah sekolompak lapisan intelektual yang memiliki tanggung jawab sosial yang khas dalam perananya. Shill menyebutkan ada lima fungsi kaula muda sebagai barisan intelektual yakni, mencipta dan menyebarkan kebudayaan tinggi, menyediakan bagan-bagan nasional dan antar bangsa, membina keberdayaan dan bersama, mempengaruhi perubahan sosial, dan memainkan peranan politik.       

Sebagai sebuah gerilya, pemuda dalam semangatnya membangun negeri, mari menjadikan segenap rentetan sejarah sumpah pemuda ini menjadi bagian diri kita sebagai seorang pemuda yang mampu merefleksi diri. Perlu diingat dalam catatan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pemuda berperan aktif sebagai ujung tombak dalam mengantarkan bangsa dan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berdaulat. Bersama pemuda, kapal yang bernama Indonesia akan dinahkodai, diarahkan dengan segenap konsepsi, gagasan besar membangun peradaban sehingga kelak, kapal yang bernama Indonesia akan ditentukan untuk maju, diam atau memilih untuk tenggelam.

Ditulis oleh;

Achmad As’ad Abd. Aziz

Anggota Aliansi Jurnalis Muda IDIA (AJMI), Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.