Sab. Jun 22nd, 2024

PEMBANGUNAN SARANA BELAJAR BARU BERBASIS TAMAN MULTIFUNGSI (SMART GARDEN)

5 min read

Awal semester genap  2022  lalu, IDIA Prenduan mengalami ketidakstabilan dalam penempatan kelas perkuliahan, hingga ada beberapa kegiatan perkuliahan  mahasiswa yang ditempatkan di TMI Putri, tetapi  pada akhir Desember, Rektor memutuskan untuk  membangun  sebuah bangunan  baru yang ramai disebut sebagai taman dan dijadwalkan akan selesai  pada awal  Februari 2023 mendatang.

 Kebijakan pembangunan ini menimbulkan beberapa opini kurang  nyaman dari Mahasiswa.  Namun, pada suatu kesempatan wawancara yang dilakukan oleh Aliansi Jurnalis Muda Idia (AJMI) bersama Rektor IDIA Prenduan, beliau  menyebutkan dengan tegas bahwa ”Prioritas pembangunan ini  Menghidupkan lahan yang hampir mati, dimanfaatkan untuk membangun sarana belajar yang berbeda.” Tutur K.H Muhtadi Abdul Mun’im M.A, Rabu, 18 Januari lalu.

Melalui  Orientasi di berbagai Universitas besar di Indonesia, termasuk di Universitas Darussalam  gontor (UNIDA) ketika  Studi Banding  pada awal Januari 2023 dan berbagai proses panjang pula yang  dimulai dari needs assessment, analisis kebutuhan, analisis tata ruang, menginteventarisir isu strategi, pengusulan gagasan, pengajuan pada pimpinan, lalu  pengambilan  keputusan dengan bijak, Semua dilakukan dengan konsep yang cukup matang untuk  pembangunan ini. “Rencana itu  sudah  disampaikan dalam pertemuan dosen lengkap sejak 3 tahun lalu ucap bapak  Mashuri Toha M.Pd  selaku Warek II Bidang  Keuangan.

Dalam pembangunan Smart Garden ini,  IDIA Prenduan menyalurkan  Anggaran dana  sebesar Rp. 100.000.000 . Adanya planning baik ini tentu tidak akan meninggalkan rencana pembangunan sarana belajar lain, seperti penambahan bangunan kelas di taman jati (TJ). Karena untuk kepentingan publisitas, maka proses garapnya lebih didahulukan. Selain itu, biaya yang cukup tinggi juga menjadi faktor utama didahulukannya pembangunan ini.

Di sela kesibukan beliau, bapak Rektor menyempatkan waktu untuk menerima wawancara yang dilakukan oleh Cindy Gayatri, Anggota Jurnalis Muda Idia (AJMI)  di Rektorat beberapa waktu lalu. Wakil Rektor II, Bapak Mashuri Toha M.Pd dan Bagian Prasarana IDIA Prenduan, Bapak Toha Ma’mun S.Sos turut menjawab sejumlah pertanyaan AJMI.

 Apa yang menjadi prioritas utama dari pembangunan ini?

Rektor : Prioritas utamanya adalah menghidupkan lahan yang hampir mati, dimanfaatkan untuk dibangun sebuah taman yang Multifungsi, bisa untuk pengganti kelas saat jemuh belajar diruangan, bisa untuk olah fikir, olah rasa, olah dzikir dan olahraga.

Selain itu, Pembangunan ini juga hasil dari orientasi beberapa universitas di Indonesia, salah satunya adalah Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) saat Studi Banding awal januari lalu.

Warek II: Prioritas utama dari pembangunan ini adalah tersedianya tempat belajar yang luas dan menyenangkan.

Bag. Prasarana: ya, sebagai sarana belajar juga, tentu secara out door.

Mengapa kesempatan pembangunan taman  ini tidak digunakan untuk membangun dan menambah sarana untuk belajar?

Rektor: karena pembiayaannya kurang, untuk anggaran membangun satu lantai di gedung jati kita membutuhkan 2,5 M. dan untuk anggaran taman depan rektorat ini kita anggar 100 Juta. InshaAllah semua akan di bangun secara bertahap.

Nah, perlu disosialisasikan bahwa dalam waktu dekat, insya Allah akan di adakan event Expo & Bazar yang menampilkan hasil karya masing-masing fakultas. Selain itu event ini juga memberi kesempatam kepada siapa saja yang ingin berpastisipasi menunjukan karyanya, entah itu dalam satu prodi membentuk sebuah kelompok untuk berjualan dan sebagainya.

Warek II: Membangun gedung untuk ruang kelas membutuhkan biaya yang besar, gedung TMI Putri dari sejak didirikan akan dimanfaatkan untuk ruang kuliah sebagai integrasi kelembagaan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Di sisi lain, pembangunan taman atau yang kita sebut SMART GARDEN merupakan sarana alternatif yang multi fungsi, bisa dimanfaatkan untuk tempat kuliah untuk kelas kecil, pentas seni, untuk prestasi, pertemuan out door, arena senam, hingga bermanfaat untuk cyber park. Karena fungsinya yang memiliki tujuan banyak itulah maka taman itu kita sebut dengan SMART GARDEN

Bagian Prasarana: untuk saat ini bagdet nya belum cukup, karna untuk membangun kelas di gedung jati anggarannya besar, makanya pembangunan yang ini didahulukan.

Apakah  ada beberapa pihak yang tidak setuju dengan pembangunan ini?

Rektor:  Sebenarnya bukan tidak setuju, hanya berpendapat dan bertanya mengapa dan kenapa? Namun bisa dijelaskan, lalu kami ambil sebuah keputusan bersama, hal ini disebabkan karna sebelumnya kurang sosialisasi tentang pembangunan antar prodi.

Warek II: Dalam setiap proses pembangunan tidak lepas dari pro-kotra, masing-masing memiliki alasan, tentu butuh pertimbangan dalam mengambil keputusan. Proses pembangunan taman itu, tentu dimulai dari needs assesment, analisis kebutuhan, analisis tata ruang, menginventarisir isu strategis, pengusulan gagasan, pengajuan pada pimpinan dan pengambilan keputusan. Begitu panjang prosesnya.

Rencana pembangunan taman ini sudah disampaikan dalam pertemuan dosen lengkap sejak 3 tahun yang lalu. Nah, pembangunan taman itu memperhatikan master plan pembangunan dan tata ruang Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, di lokasi taman tersebut merupakan ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan set plan pembangunan sarana yang mendukung terhadap fungsi akademik dan non akademik, sehingga diambil keputusan untuk membangun taman yang juga mendukung terhadap keindahan kampus. Tidak mungkin kita membiarkan ruang kosong yang hanya ditumbuhi rumput liar yang mengusik kesadaran akademik kita.

Foto: Tampak Depan Pembangunan Smart Garden IDIA Prenduan

Jika anggaran pembangunan taman didepan Rektorat bisa menambah setidaknya satu atau dua kelas untuk belajar, kenapa anggaran ini lebih didahulukan untuk pembangunan taman?

Rektor: InshaAllah, kedepannya akan  kita bangun satu lantai di gedung jati, sambil memastikan dana anggaranya, 2,5 M. dengan rencana akan dijadikan seni rooftop di bagian atas bangunan, agar dapat digunakan berbagai kegiatan. Kemudian di bawah akan dijadikan aula mini. Selain itu di bagian atas aula mini tersebut akan di bangun atap yang masih bisa di tembus cahaya matahari, sedikit dinaikkan agar angin juga bisa masuk.

Warek II: Kita juga butuh perform kampus dengan citra yang baik. Taman depan kampus untuk branding. Publik harus kenal dan tertarik pada kampus IDIA, jangan biarkan masyarakat tidak kenal kampus kita. Karena untuk branding, maka tidak boleh kumuh. Karena untuk untuk kepentingan publisitas, maka proses garapnya didahulukan, tetapi semuanya diperhatikan dan sudah dipertimbangkan. Masing-masing ada alokasi anggarannya. InshaAllah sama-sama jalan. Pembangunan ruang kelas juga akan jalan, mohon do’anya.

Berdasarkan data yang saya terima dari pak tukang bahwa anggaran dana pembangunan ini berkisar seratus juta, sedangkan jika dibangun satu lantai lagi dikelas taman jati membutuhkan biaya sekitar 1 M-2,5 M, Kira-kira Berapa lama kah waktu yang dibutuhkan untuk membangun satu lokal di kelas jati?

Warek II: Nah, itulah. Karena gedung di taman jati (TJ) itu butuh anggaran besar, masa akan meninggalkan pembangunan yang lain. Ma la yudroku kulluhu, la yutroku kulluhu. InshaAllah tahun depan kita mulai membangun ruang kelas di gedung jati, do’akan

Apakah ada planning untuk membangun sarana lainnya, seperti kelas dan lain sebagainya?

Warek II: Ya, jangan hanya menyorot taman. Ingat loh, kami juga sudah membangun sarana laboratorium sebagai kebutuhan prinsipil dalam pengembangn keilmuan dan skill program studi. Baru setelah itu, kita membangun taman untuk keindahan dan kenyamanan belajar mahasiswa, semoga cepat selesai dibangun agar segera dimanfaatkan. Setelah itu. Kita akan bangun ruang kelas baru. Lalu, setelah itu kita akan memperhatikan fasilitas pesantren mahasiswa sebagai program unggulan, tetapi dananya mudah-mudah dari luar kampus. InshaAllah semoga Allah ridho.

Bagian Prasarana: ya tentu ada, insya allah habis lebaran kita garap bangunan dikelas jati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.