Sab. Jun 22nd, 2024

PROBLEMATIKA FEODALISME SISTEM PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA DI ERA MODERN

3 min read

Sekolah adalah lembaga pendidikan formal dengan sistem yang dirancang pemerintah dengan tujuan memberikan pengajaran, mengelola, dan mendidik para murid melalui bimbingan pendidik atau guru. Sayangnya sistem pendidikan sekolah yang dirancang pemerintah tersebut masih merupakan sistem pendidikan feodal, dengan mempertahankan sistem pendidikan lama yang dirancang untuk dunia industri.

Sistem pendidikan seperti ini pada esensinya sudah tidak relevan lagi jika diaplikasikan di era modern,  sehingga berbagai problematika pun muncul karena ketidakrelevanan sistem ini. Problematika pertama adalah nilai-nilai era industri yang masih sangat terasa dalam sistem pendidikan feodal ini. Para siswa disekolah dididik dengan diberikan setumpuk tugas, tidak melakukan apa-apa kecuali yang diperintahkan oleh guru, hingga kehidupan yang diatur oleh bel atau lonceng. Sehingga selama berada di sekolah, siswa tidak melakukan apapun selain hanya mengikuti petunjuk dan arahan, seperti “duduk sekarang!”, “berbaris”, “buka halaman 20, baca, pahami, kemudian jawab soal halaman 21!”, “jangan ada yang bicara!”. Sekolah akan memberikan apresiasi jika siswa melakukan apa yang diperintah oleh guru. Hal seperti ini adalah nilai-nilai yang sangat penting dan harus dimiliki setiap pegawai dalam dunia industri.

Jika hal itu dilakukan terus menerus, peserta didik akan mengalami kesulitan untuk mencapai kesuksesan, sebab semuanya didasarkan atas perintah orang lain. Padahal kenyataannya era modern menuntut setiap orang untuk berkreasi dan berinovasi yang kemudian mengkomunikasikannya dengan ide-ide dan bisa berkolaborasi dengan orang lain.

Problematika yang kedua adalah kurangnya kemandirian dalam mengontrol waktu. Siswa tidak memiliki kebebasan dalam kehidupannya karena setiap menit di sekolah, siswa digiring dalam sistem yang ketat, sedangkan di era modern seseorang dituntut untuk memenej waktu dengan baik dan dituntut untuk memprioritaskan pekerjaan dan kehidupan agar seimbang. Akan tetapi pesan yang didapat oleh siswa di sekolah bahwa mereka tidak bertanggungjawab atas kehidupan mereka. Mereka hanya perlu mengikuti apa yang telah ditetapkan, bukan mengambil alih dan menetapkan arah hidupnya masing-masing sehingga banyak ditemukan para siswa yang bosan dan kehilangan motivasi dalam bersekolah.

Problematika yang ketiga adalah tidak otentiknya pembelajaran dalam sekolah. Sebagaimana yang dirasakan hampir seluruh siswa di Indonesia bahwa kebanyakan sistem pembelajaran kita bergantung pada hafalan. Sistem ini  juga mengharuskan seluruh siswa untuk menguasai semua materi yang ada yang kemudian setiap beberapa bulan sekolah akan diadakan ujian yang sebenarnya hanya ingin mengukur berapa banyak pengetahuan yang diingat dan pada akhirnya setelah ujian berlalu, sebagian besar ilmu yang sudah dihafal akan menghilang dan terlupakan dan tidak berdampak pada masa depan siswa. Waktu mereka dihabiskan untuk menghafal dan menguasai semua materi untuk ujian yang nantinya akan mereka lupakan dan sebenarnya materi-materi tersebut bisa dicari di internet tanpa harus menghafalnya.

Problematika yang keempat adalah tidak adanya ruang untuk mengembangkan passion dan hobi. Ini dikarenakan sistem sekolah yang sangat standardize, siswa harus belajar hal yang sama di waktu yang sama dengan cara yang sama yang sebenarnya tidak sesuai dengan kodrat manusia yang dilahirkan dengan passion, hobi, ketertarikan, dan potensi yang berbeda.

Ada banyak tokoh dunia yang gagal dalam sistem pendidikan feodal ini dan dapat mengatasi kegagalan tersebut seperti Thomas Alfa Edison, Albert Einstein, dan Bill Gates. Akan tetapi tidak semua orang sukses dalam mengatasi kegagalan dalam mengikuti sistem pendidikan ini yang pada akhirnya mereka melihat seumur hidup mereka dengan kegagalan.

Ramadhan, Alumni Kampus Putih IDIA Prenduan

Tulisan ini pertamakali terbit pada harian Radar Madura-Jawa Pos Grup 05/09/2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.