Sel. Mei 28th, 2024

HARAPANKU

1 min read

Sumber gambar: https://www.freepik.com/

Ia yang pikirku hilang

Ada harap melangkah kembali

Bukan niat untuk melepas

Dia hanya tinggal sebentar

Karena hati tengah bertengkar

Dengan kecamuk dan sabar

Yang akhirnya harus dibongkar

Karena takut mungkar

Dia yang bernama cadar

Pernah menjadi pentingnya kabar

Tetapi dia harus dibakar

Karena dustanya sabar

Yang tidak bisa ditahan walau sebentar

Tidak…

Bukan seperti itu yang beredar

Dia yang bernama cadar

Sesungguhnya mengundang getar

Hanya saja banyak yang merasa sukar

Hingga akhirnya dia seperti datar

Harapanku besar

Inginku berkobar

Tapi aku takut mungkar

Karena meninggalkannya dengan kasar

Ia yang pikirku jauh

Benarkah?

Ada harap untuk kembali mengejar

Bukan niat untuk menghiraukan

’dia hanya butuh disosialisasikan

Walau pada kenyataannya menyakitkan

Karena banyaknya kecaman

Dia yang bernama cadar

Menjadi pusat perhatian

Tetapi tak lagi dibanggakan

Sebab katanya simbol pelarian

Dia yang bernama cadar

Pernah aku nomer satukan

Tapi telah aku lepaskan

Karena beribu kesalahan

Yang sulit kujelaskan

Adakah kesempatan?

Untukku memasangkan

Tapi lagi lagi aku takut akan kemunafikan

Yang dengan bangga menguasai badan

Allah… aku mohon izinkan

Dia bersama keikhlasan

Cadar, sang penjagaan setiap pandangan

Aku panjatkan harapan

Untuk kembali

Aku rindu

Sabtu, 08 Desember 2018

Kartini, Mahasiswi semester VII, Program Studi KPI, IDIA Prenduan

More Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.